Bin.id Lebak Banten – Berdasarkan informasi dari masyarakat ke Ketua kelompok tani Harum sari telah terjadi Dugaan Jual Beli Handraktor Aspirasi dewan perwakilan rakyat daerah Provinsi Banten dari Partai PPP Musa WelianSyah oleh oknum Sekertaris kelompok tani.
Saat dikonfirmasi wartawan ketua kelompok tani dengan inisial T kp.Lebak pendey desa pasir bungur kecamatan Cilograng menjelaskan adanya pengambilan paksa Traktor oleh oknum pendukung salah satu Anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah provinsi Banten Musa dengan cara mengembalikan uang oleh Saudara EA selaku sekertaris ke rumah ketua kelompok tani inisial T sebesar Rp.3.200.000, namun dia tidak bilang dulu kalau traktor mau di ambil, tau tau pagi pagi traktor merek Cubota sudah tidak ada dirumah.
Jelang 3 hari kemudian, ketua kelompok tani Harum sari inisial T mendapatkan informasi dari warga masyarakat selaku anggota kelompok tani bahwa Traktor sudah dijual ke saudara Ukn alamat kp.Pasir Tangkil desa Cikamunding, Sebesar Rp. 11.000.000 oleh oknum Sekertaris kelompok tani inisial EA, melalui Jj dengan alasan pak dewan Musa memiliki hutang Rp. 5.000.000. ungkapnya
Saat Tim media, Mencoba menkonfirmasi Salah Satu Anggota Dewan Perwakilan rakyat Daerah provinsi Banten Musa WelianSyah via WhatsApp Menjawab
Silahkan konfirmasi langsung ke korluh cilograng terkait status klompok yg sudah masuk ke simluhtan, bantuan itu untuk kelompok tani dan didalam kelompok ada pengurus dan anggota kelompok jgn sampai bantuan dipindahkan keluar area pesawahan yang ada di masing-masing kelompok terlepas yg menggunakan anggota kelompok tdk masalah yg terpenting kebutuhan petani yg ada di klompok tersebut terpenuhi.
Itu aspirasi tentu yg mengusulkan adalah kelompok /anggota kelompok yg bisa komunikasi dgn sy tidak mungkin sy ngasih bantuan serampangan tentu ada penyambung komunikasi entah itu pengurus atau anggota poktan. Jumat, 23-01-2026 via WhatsApp 10.04 wib.
EA saat dikonfirmasi Tim media mengungkapkan
Siap pak.
Jadi mengenai keterangan yang di sampaikan oleh ketua kelompok tani saya bukan oknum pendukung dewan Musa yang memaksa mengambil handraktor tersebut. Saya punya otoritas di kelompok tani sebagai sekertaris dan sudah terdaftar di simluh. Mengenai handrtraktor aspirasi dari dewan Musa saya yang membuka komunikasi dan menyampaikan proposal ke beliau bukan ketua kelompok tani.
Saya rasa cukup untuk saya pribadi.
Yang pertama saya jelas sebagai sekertaris.
Yang kedua unit handrtraktor ada sesuai alamat kelompok tani.
Yang ketiga yang mengusulkan proposal hantraktor dari awal sampai akhir saya yah komunikasi dengan dewan bukan pak tarjun.
Saat Tim Redaksi, melanjutkan penelusuran ke kp. pasir Tangkil desa Cikamunding, mencoba menggali informasi dari salah satu keluarga inisial Ukng mengakui Traktor merek Cubota ada dirumah nya itu alasan saudara inisial JJ meminjam uang untuk membayar traktor ke saudara EA , untuk nominal nya tidak tau lupa lagi pak silakan tanya aja ke yang bersangkutan inisial Ukn dia lagi keluar belum pulang.
Salah satu Tim redaksi media Cek kebelakang rumah inisial Ukn, Jelas terlihat ada traktor merek Cubota di belakang rumah Ukn.
Tegasnya
( Tim media)
